Rabu, 28 Oktober 2015

Ilmu Sosial Dasar

A. Pengertian Ilmu Sosial Dasar

Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang masalah-masalah sosial di dalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah manusia .

Maka dari itu pelajaran ilmu sosial dasar diberikan kepada mahasiswa sebagai suatu bahan program studi atau mata kuliah umum. Mata kuliah umum sosial dasar diberikan dalam rangka usaha untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, presepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya .


B. Latar Belakang Mempelajari Ilmu Sosial Dasar

Ilmu Sosial Dasar merupakan salah satu ilmu sosial yang dipelajari untuk mengatasi atau memecahkan masalah sosial yang ada di lingkungan masyarakat. Pada dasanya, ilmu sosial dasar memberikan gagasan atas masalah atau kejadian yang terjadi pada masyarakat yang dapat kita kaji dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam mayarakat
Ilmu sosial dasar yang dipruntukan untuk mnyelesaikan berbagai masalah pada akhirnya dimuat menjadi kurikulum bagi mahasiswa dalam proses pembelajarannya. Hal ini dikarenakan beberapa faktor yang mendukung di muatnya Ilmu Sosial Dasar dalam proses pembelajaran mahasiswa, antara lain :
1.Banyaknya kritik yang ditunjukkan pada sistem pendidikan di perguruan tinggibahwa sistem pendidikan yang diberikan masih berbau kolonial dan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda. Dalam hal ini pendidikan yang ditujukan pada sistem pendidikan Indonesia hanya diperuntukan agar para mahasiswa menjadi para Ahli yang terampil di bidangnya, bukan terampil dalam bidang ilmu sosial dalam masyarakat.
2.      Sistem pendidikannya masih tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya.
3.      Sistem pendidikan tinggi yang hanya melihat aspek keterampilah akademik mahasiswanya dinilai kurang melihat perkembangan masyarakat luar karena hannya terfokus kepada bidang mahasiswa masing-masing.

Karena hal tersebut, Banyak tenaga ahli yang Ahli dalam bidang nya, namun wawasan terhadap fenomena yang terjadi dalam masyarakat sangatlah sempit. Padahal sumbangan pemikiran dan adanya komunikasi ilmiah antara disiplin ilmu diperlukan dalam memecahkan berbagai masalah sosial masyarakat yang demikian kompleks. Tidak hanya itu, sistem pendidikan kita menjadi sesuatu yang “elite” bagi masyarakat kita sendiri, kurang akrab dengan lingkungan masyarakat, tidak mengenali dimensi – dimensi lain di luar disiplin keilmuannya. Perguruan tigngi seolah-olah menara gading yang banyak menghasilkan sarjana-sarjana “tukang” tidak mau dan peka terhadap denyut kehidupan, kebutuhan, serta perkembangan masyarakat.
Sedangkan mahsiswa yang seharusnya dihasilkan oleh perguruan tinggi diharapkan mempunyai tiga kemampuan, yaitu personal, akademis dan profesional.

1. Kemampuan personal
Mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan sehingga menunjukkan sikap yang mencerminkan kepribadian Indonesia, mengenal dan memahami nilai agama, masyarakat, pancasila serta pandangan luas terhadap berbagai masalah masyarakat Indonesia.
2. Kemampuan akademik
Mahasiswa diharuskan memiliki kemampuan akademik yang cukup setelah mereka menjadi sarjana. Kemampuan akademik yang perlu mereka milik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah baik lisan maupun tulisan dan mampu berpikir logis, kritis, sistematis dan analitis. Serta memiliki kemampuan untuk mengedintifikasi dan merumuskan masalah yang sedang dihadapi.
3. Kemampuan profesional
Kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan. Dan mereka diharapkan memiliki kemampuan dan keterampilan yang tinggi dalam profesinya.

C. Perbedaan ISD dan IPS:

- Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu
  Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
- Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang
   IlmuPengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran(untuk sekolah  lanjutan).
- Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan  kepribadian,sedang
  Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukanpengetahuan dan ketrampilan intelektual.

PERTUMBUHAN PENDUDUK DI INDONESIA

Indonesia termasuk negara dengan jumlah dan pertumbuhan penduduk yang besar dan berpenduduk banyak. Indonesia juga terdiri atas ribuan pulau, beragam budaya, ratusan suku, dan ratusan bahasa daerah. Hal ini pula yang menjadi keunggulan Indonesia dilihat dari segi kependudukannya. Pada tahun 2013, Indonesia tidak memiliki kegiatan pemutakhiran data penduduk, karena biasanya sensus diadakan setiap 10 tahun sekali. Namun dengan menggunakan angka pertumbuhan penduduk di Indonesia, diperkirakan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia pada tahun 2013 sebesar 250 juta jiwa dengan pertumbuhan penduduk sebesar 1,49% per tahun. Keadaan jumlah penduduk sebesar itu, tentu memerlukan perhatian yang besar dari pemerintah/negara atau lembaga terkait untuk dapat memenuhi kebutuhan penduduknya, agar jumlah penduduk yang besar ini dapat berperan sebagai sumber daya pembangunan di tanah air. Jumlah penduduk di setiap wilayah/provinsi maupun pulau juga berbeda-beda, demikian juga dengan angka pertumbuhan yang berbeda pula. Pertumbuhan penduduk Indonesia semakin tahun semakin bertambah jumlahnya. Jumlah penduduk Indonesia mengalami kenaikan dari tahun 1971 sampai tahun 1980 sebanyak 28.282.069 jiwa (23,72%). Secara keseluruhan rata-rata kenaikan jumlah penduduk setiap 10 tahun hampir mencapai 20%. Perlu diketahui bahwa menurut perkiraan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, jumlah penduduk Indonesia akan menjadi 250 juta jiwa pada tahun 2014 dengan pertumbuhan penduduk 1,49 persen per tahun. Salah satu penyebab bertambahnya jumlah penduduk adalah tingginya tingkat kelahiran.  Jumlah penduduk yang begitu besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan. Karena semakin besar jumlah dan pertumbuhan penduduk, semakin banyak pula permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah. Sebagai contoh dengan pertambahan jumlah penduduk tentu harus dibarengi dengan penambahan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan.  Pengendalian jumlah penduduk perlu dilakukan oleh pemerintah, supaya negara dapat membuat perencanaan pembangunan yang baik. Salah satu tahapan dalam pengendalian jumlah penduduk adalah harus diawali dengan mengetahui jumlah dan pertumbuhan penduduk. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui berdasarkan sensus penduduk yang biasanya diadakan setiap 10 tahun sekali. Sensus penduduk (cacah jiwa) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam rangka pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penyebarluasan data kependudukan. Dari hasil sensus tersebut, diperoleh data jumlah penduduk Indonesia dari tahun ke tahun, atau dari dasawarsa (10 tahun) ke dasawarsa berikutnya.  Informasi tentang jumlah dan pertumbuhan penduduk di suatu wilayah tentu sangat diperlukan untuk merancang pembangunan. Bertambahnya jumlah penduduk berakibat pada menjadi semakin sempitnya kesempatan memperoleh pekerjaan. Keadaan tersebut dapat memicu terjadinya kemiskinan. Informasi tentang jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia secara menyeluruh sangat diperlukan untuk menetapkan prioritas pembangunan nasional. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan akibat jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia yang besar dapat dilakukan adalah dengan menciptakan lapangan kerja yang luas. Siapa yang harus menciptakan lapangan kerja? Tentu saja pemerintah bersama-sama dengan masyarakat. Suatu ketika kalian harus mampu menciptakan lapangan kerja, sehingga bisa berpartisipasi memberantas pengangguran. Karena itu kalian harus latihan berwirausaha sejak sekarang.  Kita telah mempelajari jumlah dan pertumbuhan penduduk Indonesia. Jumlah penduduk di Indonesia dari tahun ke tahun selalu meningkat dan bertambah banyak. Kita dapat memperkirakan bagaimana jumlah penduduk Indonesia 10 tahun yang akan datang, bahkan 50, atau 100 tahun yang akan datang. Bagaimana caranya? Salah satu cara mudah untuk mengetahui jumlah penduduk pada masa yang akan datang adalah dengan melihat statistik angka pertumbuhan penduduk dari waktu ke waktu. Dengan melihat pertumbuhan penduduk setiap periode, kita dapat memperkirakan bagaimana jumlah penduduk pada waktu yang akan datang.

Sumber: http://ipsgampang.blogspot.co.id/2014/08/jumlah-dan-pertumbuhan-penduduk.html

  • Penyebab pertumbuhan penduduk di Indonesia, yaitu tingginya tingkat kelahiran.  Jumlah penduduk yang begitu besar di Indonesia menjadi permasalahan serius terutama di daerah perkotaan. Karena semakin besar jumlah dan pertumbuhan penduduk, semakin banyak pula permasalahan yang dihadapi oleh suatu daerah.
  • Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial, tentu sangat berpengaruh dari semakin kecilnya lapangan kerja, pengangguran dimana mana, dan tingkat criminal yang semakin besar.
  • Solusi untuk menekan pertumbuhan penduduk yang tinggi, menurut saya sosialisasi dari pemerintah sangat penting kepada masyarakat awam, tentang program keluarga berencana, dan masayakat juga harus berfikir sebelum mempunyai banyak anak, mereka harus memperbaiki hidup mereka terlebih dahulu dan menaikan tarah kehidupan mereka menjedi lebih baik. Jangan mempunyai anak banyak tapi tidak mempunyai pekerjaan.


Golfani Adzani Pramudita
14614606
2SA06


Senin, 16 Maret 2015

Tugas Softskill Tourism

Tourism 
Tourism is travel for recreation, leisure, religious, family or business purposes, usually for a limited duration. Tourism is commonly associated with international travel, but may also refer to travel to another place within the same country. The World Tourism Organization defines tourists as people "traveling to and staying in places outside their usual environment for not more than one consecutive year for leisure, business and other purposes".

Tourism has become a popular global leisure activity. Tourism can be domestic or international, and international tourism has both incoming and outgoing implications on a country's balance of payments. Today, tourism is a major source of income for many countries, and affects the economy of both the source and host countries, in some cases being of vital importance.

Tourism suffered as a result of a strong economic slowdown of the late-2000s recession, between the second half of 2008 and the end of 2009, and the outbreak of the H1N1 influenza virus,but slowly recovered. International tourism receipts (the travel item in the balance of payments) grew to US$1.03 trillion (€740 billion) in 2011, corresponding to an increase in real terms of 3.8% from 2010.[4] International tourist arrivals surpassed the milestone of 1 billion tourists globally for the first time in 2012,the same year in which China became the largest spender in international tourism globally with US$102 billion, surpassing Germany and United States. China and emerging markets such as Russia and Brazil had significantly increased their spending over the previous decade.

In 1936, the League of Nations defined a foreign tourist as "someone traveling abroad for at least twenty-four hours". Its successor, the United Nations, amended this definition in 1945, by including a maximum stay of six months.


Definition Tourism
In 1941, Hunziker and Krapf defined tourism as "the sum of the phenomena and relationships arising from the travel and stay of non-residents, insofar as they do not lead to permanent residence and are not connected with any earning activity."In 1976, the Tourism Society of England's definition was: "Tourism is the temporary, short-term movement of people to destinations outside the places where they normally live and work and their activities during the stay at each destination. It includes movements for all purposes."In 1981, the International Association of Scientific Experts in Tourism defined tourism in terms of particular activities chosen and undertaken outside the home.

In 1994, the United Nations identified three forms of tourism in its Recommendations on Tourism Statistics:

Domestic tourism, involving residents of the given country traveling only within this country
Inbound tourism, involving non-residents traveling in the given country
Outbound tourism, involving residents traveling in another country
The terms tourism and travel are sometimes used interchangeably. In this context, travel has a similar definition to tourism, but implies a more purposeful journey. The terms tourism and tourist are sometimes used pejoratively, to imply a shallow interest in the cultures or locations visited. By contrast, traveler is often used as a sign of distinction. The sociology of tourism has studied the cultural values underpinning these distinctions and their implications for class relations.

Examples of tourism in Indonesia

Pura Ulun Danu Bratan, or Pura Bratan, is a major Shivaite and water temple on Bali, Indonesia. The temple complex is located on the shores of Lake Bratan in the mountains near Bedugul. Water temples serve the entire region in the outflow area; downstream there are many smaller water temples that are specific to each irrigation association (subak).[1]

Built in 1663, this temple is used for offerings ceremony to the Balinese water, lake and river goddess Dewi Danu, due to the importance of Lake Bratan as a main source of irrigation in central Bali. The 11 stories of pelinggih meru dedicated for Shiva and his consort Parvathi. Buddha statue also present inside this temple. Lake Bratan is known as the Lake of Holy Mountain due to the fertility of this area. Located 1200 m above sea level, it has a cold tropical climate.


Pagaruyung Palace (Minangkabau: Istano Basa Pagaruyuang) is the istana (royal palace) of the former Pagaruyung Kingdom. It was built in the traditional Minangkabau Rumah Gadang vernacular architectural style, but had a number of atypical elements including three-storeyed structure and larger dimension compared to common rumah gadang.

Although today there is no king or royal family residing in this palace, it is still held in high esteem among Minangkabau people because the descendants of scattered Minang nobles (bangsawan) still seek roots and links to the former royal house of Pagaruyung. The palace has been destroyed by fire for several times, in 1804, 1966 and 2007. It has been rebuilt again and today functions as museum and popular tourist attraction.




Kawah Putih (English: White Crater) is a striking crater lake and tourist spot in a volcanic crater about 50 km south of Bandung in West Java in Indonesia.[1]

Kawah Putih lake (7.10° S 107.24° E) is one of the two craters which make up Mount Patuha, an andesitic stratovolcano (a "composite" volcano).[2] Mt Patuha is one of numerous volcanoes in Java. Kawah Putih crater lake itself represents a relatively stable volcanic system with no records of significant activity since around 1600.[3]

The Kawah Putih site was opened to visitors in 1987. The lake is 2,430 meters above sea level so the local climate is often quite chilly (temperatures are frequently around 10 degrees Celsius). This makes a brisk change from the humidity of the north Java plain and the capital city of Jakarta. Kawah Putih is a sizeable highly acid lake (pH 0.5-1.3) which changes colour from bluish to whitish green, or brown, depending on the concentration of sulfur and the temperature or the oxidation state.[4] The sand and rocks surrounding the lake have been also leached into whitish colours through interaction with the acidic lake waters (with possible mineral precipitation as well).



Ternate is an island in the Maluku Islands (Moluccas) of eastern Indonesia. It was the center of the powerful former Sultanate of Ternate. It is off the west coast of the larger island of Halmahera. The city has a population of just under 200,000 on some 111.39 km2.[1]

Like its neighbouring island, Tidore, Ternate is a visually dramatic cone-shape. The two are ancient Islamic sultanates with a long history of bitter rivalry. The islands were once the world's single major producer of cloves,[2] a commodity that allowed their sultans to become amongst the wealthiest and most powerful of all sultans in the Indonesian region. In the precolonial era, Ternate was the dominant political and economic power over most of the "Spice Islands" of Maluku.

Today, Ternate City is the largest town in the province of North Maluku, within which the island constitutes a municipality (kotamadya). It is, however, no longer the provincial capital, a title now held by the town of Sofifi on Halmahera.

The "Ternate Essay" was a pioneering account of evolution by natural selection written on the island by Alfred Russel Wallace in 1858 and famously sent to Charles Darwin. Darwin at once responded by publishing Wallace's essay alongside his own accounts of the theory.

Rabu, 14 Januari 2015

IKLAN PRODUK BALSEM ( TUGAS SOFTSKILL )

IKLAN PRODUK BALSEM ( TUGAS SOFTSKILL )

  PENDAHULUAN
Iklan adalah sebuah komunikasi persuasif(persuasi) atau ajakan  yang mampu mengubah perilaku dan pikiran konsumen . Sebuah iklan diciptakan untuk dapat menggiring


pola pikir dan atau tindakan yang diharapkan oleh pembuat iklan. Daya pikat iklan dibangun untuk mengingatkan khalayak pada citraan tertentu. 
                                                       
            Pemasaran sering diartikan dengan penjualan. Pengertian pemasaran sebenarnya lebih luas dari kegiatan penjualan. Bahkan, penjualan adalah sebagian dari kegiatan pemasaran untuk menjalankan bisnis guna memenuhi kebutuhan pasar dengan barang ata
u jasa, menetapkan harga, mendistribusikan, serta mempromosikannya melalui prosses pertukaran agar konsumen dan mencapai  tujuan perusahaan. Target pemasaran mengakui keragamaan pelanggan dan tidak mencoba untuk menyenangkan semua dari mereka dengan menawarkan yang sama dan mereka mengindentifikasi segmen pasar yang berbeda-beda dan kebutuhan mereka. Contoh pemsaran sepeti sebuah iklan di televisi, radio, atau media cetak.

             
 TUJUAN 
            Tujuan kegiatan pemasaran bukanlah sederhana dan sepihak (untuk kepuasan konsumen saja). Tetapi tujuan sebenarnya adalah kepentingan perusahaan juga. Konsumen yang puas karena kebutuhannnya terpenuhi akan merupakan pelanggan yang menguntungkan perusahaan. Dengan kata lain, tujuan perusahaan akan di capai melalui pencapaian tujuan konsumen. Tetapi tujuan utama dari produk ini adalah supaya masyarakat indonesia tidak tergantung dengan obat obat warung yang memang belum jelas khasiatnya selain itu juga mejaga agar masyarakat indonesia tidak sering minum obat walaupun hanya untuk penyakin yang tidak terlalu parah .
Contohnya : iklan balsem yang diiklankan di semua media yang mudah di lihat para konsumen dan mudah penggunaanya .


Pembahasan balsem 
adalah suatu produk, dengan konsep yang simple tetapi memberikan efek yang sangat baik bagi keluarga Indonesia. Dilihat dari iklannya, segmen yang dibidik adalah semua golongan . baik golangan atas menengah maupun bawah produk ini memang sengaja dikemas dan di rintis sesuai dengan kemampuan dan kepada kepentingan konsumennya. Sehingga di pasar terdapat beragam jenis balsem mulai dari tipe kemasan kecil maupun kemasan besar dan juga kemasan yang terbuat dari bahan plastik maupun kemasan yang dibuat dari bahan beling ataupun kaca dan memang perusahaan membuat yang sangat simple yang bisa dibawa kemana saja kita pergi sangat efektif juga bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan.
Usia                             : Dewasa dan Anak-anak diatas umur 5 tahun keatas
Gender                        : Untuk Laki-laki dan perempuan
Harga                          : Balsem: @besar Rp.8.000.-
                                                        @kecil Rp.4500.-   --> produk plastik
                                     Ada dua macam produknya yang kemasanya berbeda adayang  terbuat dari plastik dan ada juga  yang terbuat dari kaca dan memang yang kaca harganya lebih mahal : @ besar Rp.12.000.-
                                                       : @kecil  Rp.6.000.- -->   produk dari kaca  
 CONTOH PRODUK







Konsep Pemasaran
Pengenalan konsep pemasaran, di mulai dengan konsep produksi, konsep penjualan, dan perubahan yang diharapkan untuk bergesar ke konsep pemasaran melalui iklan , media masa , media televisi dan lain sebagainya.
Ada banyak kegunaan ataupun kasian yang diberikan produk ini kepada konsumen
KASIAT dari balsem    :  
-       Membantu meringankan nyeri otot ataupun pegal-pegal diseluruh tubuh membantu meregangkan otot-otot yang kaku
-    mambantu meredakan pusing atau pening
-    membantu saat tubuh kita keseleo,nyeri sendi,salah urat,keram
-    membantu jika anda menderita sesak napas
-    membantu anda jika sedang dalam perjalanan atau juga mabuk jalan         
Macam- macam produk balsem    :
-       Balsem yang hijau di khusus kan bagi anda yang memang tidak tahan dengan efek panas yang didapatkan dari balsem tersebut
-   Balsem biru khusus bagi penderita nyeri otot yang memang tahan dengan efek panas yang memang cukup membuat kita merasakan panas yang begitu besar , tetapi produk balsem hijau ini lebih di khusus kan bagi para pria  

       Ingredients: mentolà155 mg
                          :eucalyptusà195 mg
                          :melthyl salicylateà80 mg
                          :camphorà40 mg

Cara penggunaan : cukup gunakakan jari anda untuk mengambilnya sebesar biji jagung kemudian oleskan kebagian tubuh yang akan anda oleskan dan jika kurang bisa dilakukan berkali kali hingga mencapai angka kebutuhan

Cara penggunaan bagi anak anak : cukup sebesar biji jagung kemudian oleskan .

PENUTUP

KESIMPULAN
Iklan selain sebagai pembangkit brand aware juga adalah sebuah seni tontonan. Di dalamnya terdapat citraan-citraan yang menghibur, menimbulkan dampak yang dimanuver oleh pengiklan sesuai dengan kepentingannya. Khalayakpun mengikuti rekayasa dan simulasi masyarakat citraan ini. Batas antara citraan dengan realitas sangat absurd. Realitas adalah simulasi, rekayasa dan citraan. Atau sebaliknya, image yang mengikuti dinamika komunitas. Khalayak secara terstruktur mengalami beragam kejutan sebagai konsekuensi dari komunitas kontemporer. Iklan tidak dapat dilepaskan dari media, dan masyarakat terbentuk dari ekspresi media. Televisi terutama, dilihat dari karakternya sebagai media paling dapat mempengaruhi khalayak secara cepat, sayangnya para pelaku tidak menjadikan televisi sebagai media hiburan dan media paling edukatif sekaligus. Balsem sebagai obat yang sangat berguna untuk seluruh keluarga Indonesia pasarnya melalui media televisi lewat pendekatan citraan konflik sebagai benang merah brand aware-nya. Padahal terbuka kemungkinan khalayak kurang memahami konsep pendekatan iklannya

Rabu, 26 November 2014

Definisi Iklan dan Jenis Iklan (Softkill)

1.    Definisi Iklan
                  Menurut Kotler (2002:658), periklanan didefinisikan sebagai bentuk penyajian dan promosi ide, barang atau jasa secara nonpersonal oleh suatu sponsor tertentu yang memerlukan pembayaran.
Menurut Rhenald Kasali (1992:21), secara sederhana iklan didefinisikan sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan oleh suatu masyarakat lewat suatu media. Namun demikian, untuk membedakannya dengan pengumuman biasa, iklan lebih diarahkan untuk membujuk orang supaya membeli.
Menurut PPPI dalam situsnya, terdapat definisi bahwa periklanan sebagai segala bentuk pesan tentang suatu produk yang disampaikan melalui suatu, dibiayai oleh pemrakarsa yang dikenal, serta ditujukan untuk kepada sebagian atau seluruh masyarakat.
Secara umum, iklan merupakan suatu bentuk komunikasi nonpersonal yang menyampaikan informasi berbayar sesuai keinginan dari institusi/sponsor tertentu melalui media massa yang bertujuan memengaruhi/mempersuasi khalayak agar membeli suatu produk atau jasa. 
                 Definisi atau pengertian iklan menurut KBBI adalah “berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan.” Dari definisi diatas, terdapat beberapa komponen utama dalam sebuah iklan yakni “mendorong dan membujuk”.
Sedangkan Kata iklan (advertising ) berasal dari bahasa Yunani, yang artinya kurang lebih adalah'menggiring orang pada gagasan'. Adapun pengertian iklan secara komprehensif adalah "semua bentuk aktivitas untuk menghadirkan dan mempromosikan ide, barang,atau jasa secara nonpersonal yang dibayar oleh sponsor tertentu..." Secara umum,iklan berwujud penyajian informasi nonpersonal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko yang dijalankan dengan kompensasi biaya tertentu. Dengandemikian, iklan merupakan suatu proses komunikasi yang bertujuan untuk membujuk atau menggiring orang untuk mengambil tindakan yang menguntungkan bagi pihak  pembuat iklan.
 Jenis - Jenis Iklan

1.    Karakteristik Iklan
Iklan memiliki beberapa karakteristik, antara lain:
a.    Suatu bentuk komunikasi yang berbayar.
b.    Nonpersonal komunikasi.
c.    Menggunakan media massa sebagai massifikasi pesan.
d.    Menggunakan sponsor yang teridentifikasi.
e.    Bersifat mempersuasi khalayak.
f.    Bertujuan untuk meraih audiens sebanyak-banyaknya.


3.    Jenis Iklan
Berdasarkan tujuannya, iklan diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yakni:
a.    Iklan Informatif (Informative Advertising)
Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
-    Bertujuan untuk membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur baru dari produk yang sudah ada.
-    Menginformasikan perubahan harga dan kemasan produk.
-    Menjelaskan cara kerja produk.
-    Mengurangi ketakutan konsumen.
-    Mengoreksi produk.
b. Iklan Persuasif (Persuasive Advertising)
        Iklan ini mempunyai cirri-ciri sebagai berikut:
-    Bertujuan untuk menciptakan kesukaan, preferensi dan keyakinan sehingga konsumen mau membeli dan menggunakan barang dan jasa.
-    Mempersuasif khalayak untuk memilih merk tertentu.
-    Menganjurkan untuk membeli.
-    Mengubah persepsi konsumen.
-    Membujuk untuk membeli sekarang.
c. Iklan Reminder (Reminder Advertising)
        Iklan ini mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
-    Bertujuan untuk mendorong pembelian ulang barang dan jasa.
-    Mengingatkan bahwa suatu produk memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat.
-    Mengingatkan pembeli dimana membeli produk tersebut.
-    Menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind).
-    Menjalin hubungan baik dengan konsumen.

4.    Contoh Iklan
a.    Iklan Informatif
-    Iklan Sony Ericsson Z550i
Iklan ini merupakan iklan informatif karena membentuk atau menciptakan kesadaran/pengenalan dan pengetahuan tentang produk atau fitur-fitur baru dari produk yang sudah ada.
-    Iklan Dji Sam Soe

Iklan ini juga tergolong sebagai iklan informatif karena menginformasikan kepada khalayak mengenai kemasan produk Dji Sam Soe yang baru, yakni kemasan 10 yang ditampilkan dengan tulisan berukuran besar. Tak lupa iklan ini juga berusaha meyakinkan kepada khalayak bahwa mutu produk tetap sama sejak tahun 1913, meskipun kemasan yang dihadirkan berbeda.
-    Iklan Coca Cola

Iklan ini tergolong iklan informatif karena memberitahukan kepada khalayak mengenai produk, kemasan serta harga yang terbaru. Selain itu juga mempromosikan kemudahan jika membeli produk yang baru tersebut.
b.    Iklan Persuasif
-    Iklan Samsung Slim Fit T
V
Iklan ini merupakan iklan persuasif karena berusaha mempersuasif khalayak untuk membeli TV merk Samsung dengan cara menginformasikan kualitas serta kelebihan-kelebihan yang dimiliki Samsung, sehingga khalayak dapat mengubah persepsinya mengenai TV merk lain dan menganggap Samsung lebih unggul.
-    Iklan Canon Printer PIXMA iP1200

Iklan ini juga tergolong iklan persuasif karena berusaha mempersuasif khalayak untuk membeli Canon Printer PIXMA iP1200 dengan cara menginformasikan keistimewaan yangbdimiliki produk ini.
c.    Iklan Reminder
-    Iklan Vita Zone

Iklan ini merupakan iklan reminder karena mengingatkan kepada khalayak bahwa Vita Zone memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat, yakni pada waktu bulan puasa ketika iklan ini dipublikasikan (iklan ini dipublikasikan pada 27 September 2006).
-    Iklan Hotel Santika Malang
Iklan ini juga merupakan iklan reminder karena mengingatkan kepada khalayak bahwa pelayanan yang ditawarkan Hotel Santika Malang memiliki kemungkinan akan sangat dibutuhkan dalam waktu dekat, yakni pada hari Valentine ketika iklan ini dipublikasikan (iklan ini dipublikasikan pada 8 Februari 2006). Selain itu juga mengingatkan khalayak dimana mendapatkan layanan tersebut.
-    Iklan Simpati Jitu

Iklan ini termasuk iklan reminder karena mendorong pembelian ulang barang dan jasa Simpati Jitu. Selain itu juga menjaga kesadaran akan produk (consumer’s state of mind), serta menjalin hubungan baik dengan konsumen dengan cara memberikan pelayanan serta tarif yang lebih murah kepada pelanggan Telkomsel, khususnya pengguna Simpati Jitu.

Alo Liliweri (1992) mempunyai pendapat sendiri tentang pembagian jenis-jenis iklan. Ia membaginya dalam dua kelompok besar, yaitu pembagian secara umum dan pembagian secara khusus.

 A. Pembagian Iklan Secara Umum



   1. Iklan Tanggung Jawab Sosial

Yaitu iklan yang bertujuan untuk menyebarkan pesan yang bersifat informatif, penerangan, pendidikan agar membentuk sikap warga sehingga mereka bertanggung jawab terhadap masalah sosial dan kemasyarakatan tertentu. Misalnya iklan anjuran dan iklan penggambaran sosial.



    2.Iklan Bantahan

Yaitu iklan yang digunakan untuk membantah atau melawan atas sesuatu isu yang merugikan dan memperbaiki citra seseorang, perusahaan atau merek yang tercemar akibat informasi yang tidak benar. Ciri khas iklan ini adalah menempatkan komunikator (bisa perorangan atau lembaga) sebagai pihak yang teraniaya atau dirugikan oleh pihak lain. Tujuan dari iklan bantahan antara lain: mengeliminasi iklan yang tidak benar dan tidak menguntungkan; meluruskan (membelokkan) isu tersebut pada porsi yang benar, sesuai dengan maksud perusahaan; membangun simpati khalayak; membangun opini publik bahwa perusahaan berada pada posisi yang benar.



    3.Iklan Pembelaan

Iklan ini merupakan ‘lawan’ dari iklan bantahan. Bila iklan bantahan si pengiklan berada pada posisi membantah, maka dalam iklan pembelaan, komunikator justru berada dalam posisi membela komunikator. Tujuan dari iklan ini adalah memperoleh simpati dari khalayak bahwa perusahaan berada dalam posisi yang benar. Contoh yang biasanya ditemunkan tentang iklan jenis ini adalah iklan yang terkait dengan hak paten.



    4.Iklan Perbaikan

Yaitu iklan untuk memperbaiki pesan-pesan tentang sesuatu hal yang terlanjur salah dan disebarluaskan melalui media. Istilah lain iklan ini adalah iklan ralat atau iklan pembetulan. Iklan ini bertujuan untuk meralat informasi yang salah, sehingga publik tetap mendapatkan informasi yang benar. Sisi negatif iklan ini adalah dengan menyampaikan iklan perbaikan, terkesan bahwa pengiklan tidak cermat dalam perencanaan tentang sesuatu, sehingga kredibilitas pengiklan akan turun.



    5.Iklan Keluarga

Yaitu iklan dimana isi pesan-pesannya merupakan sebuah pemberitahuan dari pengiklan tentang terjadinya suatu peristiwa kekeluargaan kepada keluarga/khalayak lainnya. iklan keluarga biasanya lebih banyak berbentuk iklan kolom dan display, tidak banyak berisi ilustrasi gambar, dan lebih mengandalkan pesan tertulis. Contoh iklan ini adalah iklan tentang kematian, pernikahan, wisuda, dan lain-lain.

    B. Pembagian Iklan Secara Khusus

    Berdasarkan Media yang Digunakan

Secara umum pembagian iklan berdasarkan media yang digunakan terbagi dua, yaitu iklan above the line dan iklan below the line.

    Iklan media above the line adalah media yang bersifat massa. Massa yang dimaksud adalah bahwa khalayak sasaran berjumlah besar dan menerpa pesan iklan secara serempak. Media yang termasuk kategori above the line yaitu: surat kabar, majalah, tabloid, televisi, film, radio, dan internet.
    Iklan below the line adalah iklan yang menggunakan media khusus. Yang termasuk media-media below the line adalah: leaflet, poster, spanduk, baliho, bus panel, bus stop, point of purchase (POP), sticker, shop sign, flayers, display, dan lain-lain.

Selain berdasarkan kategori umum, iklan juga dibagi dalam kategori khusus berdasarkan jenis media yang dipakai. Berdasarkan media yang digunakan, iklan dapat dibagi dalam beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:



    Iklan Cetak

Yaitu iklan yang dibuat dan dipasang dengan menggunakan teknik cetak, baik cetak dengan teknologi sederhana maupun teknologi tinggi. Beberapa bentuk iklan cetak yaitu: iklan cetak surat kabar, ikaln cetak baliho, iklan cetak poster, iklan spanduk, dan lain-lain. Berdasarkan luas space yang dipakai, khusus untuk media cetak suratkabar, majalah, dan tabloid, iklan-iklan dalam media ini dikenali dalam tiga bentuk iklan, yaitu:

    Iklan Baris

Iklan ini disebut dengan iklan baris karena pesan yang dibuat hanya terdiri dari beberapa baris kata/kalimat saja dan biaya yang dikenakan dihitung perbaris, dan harganya relatif murah. Biasanya iklan baris ini tidak lebih dari 3-4 baris dengan luas tidak lebih dari satu kolom.  Bahasa yang digunakan dalam iklan baris umumnya singkat, penuh makna, dan sangat sederhana. Barang yang diiklankan dalam iklan baris sangat beragam, meliputi barang, jasa, ucapan syukur, ucapan selamat, mencari jodoh, dan lain sebagainya.

    Iklan Kolom

Iklam kolom memiliki lebar stu kolom, namun lebih tinggi dibanding iklan baris. Selain pesan verbal tertulis, dimungkinkan ula pesan nonverbal sebagai ilustrasi gambar, simbol, lambang maupun tanda-tanda visual lainnya walu tidak terlalu bervariasi dan sangat terbatas. Contoh iklan ucapan selamat, duka cita, menawarkan barang dan jasa, pendidikan, panggilan (terhadap seseorang, lelang, dsb), peringatan (dagang paten, dsb), undangan terbuka, serta lowongan kerja.

    Iklan Advertorial

Iklan yang berkesa sebagai sebuah berita. Dalam tatarama periklanan Indonesia, iklan dengan tnik ini diharuskan diberi keterangan “advertorial” atau “iklan” untuk membedakannya dengan berita.Isi pesan advertorial ini sangat beragam antara lain: iklan layanan pengobatan alternatif, kesehatan, jasa penyelenggaraan even, wisata, nstitutonal advertising, dan sebagainya. Bila dipasag oleh pemerintah, biasanya berisi pesan tentang pariwisata, perkembangan daerah, potensi alam, menggugah kesadaran berpartisipasi dalam pembangunan, pendidikan, kesetiakawanan sosial, tertib dan sadar ukum, dsb.

    Iklan Display

Lebih luas dari iklan klom sehingga dapat mendisplay (memperlihatkan) ilustrasi berupa gambar-gambar baik foto maupun grafis dalam ukuran yang lebih besar disampng pesan verbal tertulis Umumnya digunakan oleh organisasi baik bisnis maupun sosial. Misalnya iklan penjualan barang maupun jasa, ucapan selamat, pemberitauan, permintaan maa, peringatan dagang, dsb. Ia dapat dilakukan oleh swasta maupun pemerinta, organisasi sosial kemasyarakatan, pribadi dan keluarga. Untuk pemasangan pribadi dan keluarga misalnya berupa iklan duka cita , iklan ucapan selamat, permintaan maaf, dsb.



    Iklan Elektronik

    Iklan Radio

Iklan yang dipasang melalui media radio. Iklan radio memiliki karakteristik yang khas yaitu hanya dapat didengar melelui audio (suara) saja yang merupakan perpaduan dar kata-kata (voice), musik dan sound effect.

    Iklan Televisi

Televisi merupakan salah satu media yang terasuk dalm kategori above the line Iklan televisi mengandun unsu suara, gambar dan gerak.
 
2.Berdasarkan Tujuan
        Iklan Komersial

Disebut pula iklan bisnis bertujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi, taanya peningkatan penjualan dimana sasaran pesan yang dituju adalah untuk seseorang atau lembaga yang akan mengolah dan atau menjual produk yang diiklankan tersebut kepada konsumen akhir. Iklan komersial dapat dibagi dalam tiga jeis iklan, yaitu iklan untuk konsumen, untuk bisnis dan iklan untuk pofesional.

    Iklan Non Komersial( Iklan Layanan Masyarakat)

Iklan yang digunakan untuk menyampaikan informasi, mempersuasi atau menidik khalayak dimana tujuan akhir bukan keuntungan ekonomi melainkan keuntungan sosial


3.Berdasarkan Bidang Isi Pesan
        Iklan Politik
        Iklan Pendidikan
        Iklan Kesehatan
        Iklan kecantikan dan perawatan tubuh
        Iklan Pariwisata
        Iklan hiburan
        Iklan Olah Raga
        Iklan Hukum
        Iklan Lowongan Pekerjaan / Recruitment
        Iklan Duka Cita
        Iklan Perkawinan
        Iklan Makanan dan Minuman
        Iklan Otomotif
        Iklan lingkungan Hidup
        Iklan Media
 
4.Berdasarkan Komunikatornya
        Iklan Personal
        Iklan Keluarga
        Iklan instusi
 
5. Berdasarkan cakupan / wilayah sasarannya
        Iklan Lokal

Iklan yang cakupan khalayak sasaran yang dituju hanya berada di wilayah local, misalnya pedesaan atau perkotaan, atau suatu kabupaten saja. Biasa dilakukan oleh toko kecil, salon sekolah dasar, taman kanak-kanak, di mana target khalayaknyan tinggal di wilayah sekitar.

    Iklan Regional

cakupan khalayaknya lebih dari satu wilayah local, namun terlalu jauh untuk disebut dengan wilayah nasional, misal Prov. Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dsb.

    Iklan Nasional

Iklan yang target konsumennya berada di seluruh wilayah suatu negara.

    Iklan Internasional

Iklan yang membidik khalayaknya yang menjangkau trans nasional atau lebih dari satu negara.



 6.Berdasarkan Fungsinya
    Iklan Informasi
Menitikberatkan isinya sebagai sebuah informasi untuk khalayak.

    Iklan Persuasi

Menitikberatkan pada upaya mempengaruhi khalayak untuk melakukan sesuatu.

    Iklan Mendidik

Menitikberatkan pada tujuan mendidik khalayak, agar khalayak mengerti dan mempunyai pengetahuan terhadap sesuatu.

    Iklan Parodi/Hiburan

Dibuat untuk keperluan hiburan semata
.
 

PENGERTIAN BAHASA IKLAN :
IKLAN berasal dari kata Yunani yang artinya “ mengiring orang pada gagasan “, dan secara komprehensip “ semua bentuk aktivitas untuk memperkenalkan dan mempromosikan ide, barang, atau jasa secara non personal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko sekalipun”. Iklan diartikan sebagai usaha manusia dalam menyampaikan gagasan, produk atau jasa, yang ditujukan pada sasaran tertentu, melalui media massa, yang mengharapkan keuntungan tertentu, dan memiliki sponsor yang jelas. Menurut Shimp (2000), Iklan merupakan suatu investasi ekonomis, dan bagi kebanyakan perusahaan dan organisasi non profit, iklan merupakan sebuah investasi yang dianggap sangat menguntungkan. Iklan memakai bahasa visual yang membawa bentuk ikon, simbol, dan bahasa tubuh (mimik, gerak-gerik, isyarat, suara, pakaian dan sikap). Bahasa visual kerap menggunakan komunikasi tatap muka (face to face communication).
            Bahasa adalah suatu sistem dari lambang bunyi arbitrer yang dihasilkan oleh alat ucap manusia dan dipakai oleh masyarakat komunikasi, kerja sama dan identifikasi diri. Bahasa lisan merupakan bahasa primer, sedangkan bahasa tulisan adalah bahasa sekunder. Arbitrer yaitu tidak adanya hubungan antara lambang bunyi dengan bendanya. Dalam kaitan dengan kebahasaan, ternyata ada dua jenis bahasa yang harus dibedakan. Kedua jenis bahasa itu berkaitan dengan bahasa normatif dan bahasa deskriptif. Kedua jenis bahasa ini ternyata juga memiliki serbaneka laras bahasa komunikasi. Oleh karena itu, serbaneka laras bahasa komunikasi perlu mendapat perhatian, seperti laras jurnalistik, laras SMS (surat-menyurat singkat), laras iklan (aku dan kau suka dancow), laras prokem dan gaul.
Jadi dapat disimpulkan bahwa bahsa iklan itu adalah bahasa yang memiliki :
·      Menggugah : mencermati kebutuhan konsumen, memberikan solusi, dan memberikan perhatian.
·      Informatif : kata-katanya harus jelas, besahabat, komunikatif, dan tidak bertele-tele apalagi sampai mengabaikan durasi penayangan.
·      Persuasif : rangkaian kalimatnya membuat target audience nyaman, senang, tentram, dan menghibur.
·      Bertenaga gerak : komposisi kata-katanya menghargai waktu selama masa penawaran/masa promosi berlangsung.
·      Komunisuasif : memakai bahasa yang komunikatif dan persuasive.
·      Sugestif : Ungkapkan atau majas yang digunakan untuk memikat masyarakat.
·      Penyusunan secara singkat dan menonjolkan bagian-bagian yang dipentingkan.
Kesimpulan
berdasarkan definisi-definisi iklan diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa iklan adalah pesan singkat yang sifatnya membujuk/mendorong orang untuk melihat iklan tersebut karena pesan yang disampaikan secara singkat dengan menggunakan kata-kata ataupun tulisan yang menarik untuk dibaca/dilihat dan akhirnya pun khalayak akan tergiur untuk membaca barang/jasa yang diiklan kan itu. Apalagi ditambah dengan grafis-grafis yang bagus,unik,dan eye-catching bisa menjadi nilai plus untuk sebuah iklan itu sendiri.
Sumber : 

http://kangmoes.com/artikel-tips-trik-ide-menarik-kreatif.referensi-pengetahuan/pengertian-iklan.html
http://rellsafan.blogspot.com/2012/05/pengertian-iklan-dan-jenis-jenis-iklan.html
www.nu.or.id
http://notasimediaerni.wordpress.com/2011/03/18/jenis-jenis-iklan/